Keterangan Gambar:
Personel Bhabinkamtibmas bersama anggota Sat Reskrim Polres Soppeng melakukan pengecekan lokasi kejadian dugaan pencurian di area persawahan Sumpangjeruk, Kecamatan Lilirilau, Sabtu (4/4/2026), dengan memeriksa mobil pemotong padi (deros) milik korban. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Penulis: Syamsuddin Andy
Editor: Alimuddin
SOPPENG – Di bawah langit yang menggantungkan awan-awan putih di atas hamparan padi yang mulai menguning, kehidupan berjalan sebagaimana mestinya di persawahan Sumpangjeruk, Kelurahan Ujung, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Di tempat di mana keringat petani bertemu harap, sebuah peristiwa kecil kembali mengingatkan bahwa keamanan adalah bagian tak terpisahkan dari kesejahteraan.
Sabtu siang, 4 April 2026, sekitar pukul 12.15 WITA, langkah-langkah cepat aparat kepolisian memecah sunyi ladang. Bhabinkamtibmas Kelurahan Ujung dan Kelurahan Macanre, AIPTU Ali, bersama personel Sat Reskrim Polres Soppeng, hadir menapaki tanah sawah yang masih menyimpan sisa embun dan cerita.
Kehadiran mereka bukan tanpa sebab. Sebuah laporan masyarakat tentang dugaan pencurian di area persawahan menjadi panggilan tugas yang tak bisa ditunda. Di lokasi, sebuah mobil pemotong padi (deros) berdiri, seakan menjadi saksi bisu atas peristiwa yang terjadi dalam gelapnya malam.
Dari keterangan saksi, pencurian diduga terjadi saat malam sunyi menyelimuti persawahan. Pelaku mengambil satu unit sound system yang terpasang pada kendaraan tersebut, serta beberapa kunci mobil. Nilai kerugian memang tidak besar, sekitar Rp1.200.000, namun bagi petani, setiap kehilangan adalah potongan dari harapan yang mereka tanam sejak awal musim.
Dengan penuh ketelitian, aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan, dan merangkai setiap petunjuk yang ada. Di balik seragam yang dikenakan, ada komitmen untuk menjaga rasa aman masyarakat, bahkan di sudut-sudut sunyi seperti persawahan.
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga.
“Kami mengapresiasi langkah cepat anggota di lapangan dalam merespon laporan masyarakat. Polres Soppeng berkomitmen untuk mengusut tuntas setiap tindak pidana serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, AIPTU Ali dengan nada yang bersahaja mengingatkan bahwa kewaspadaan adalah bagian dari ikhtiar bersama.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga, terutama di area terbuka seperti persawahan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tuturnya.
Di tengah bentangan alam yang tenang, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Bahwa di setiap ladang, bukan hanya padi yang tumbuh, tetapi juga harapan akan kehidupan yang lebih baik, yang harus dijaga, dirawat, dan dilindungi.
Kini, penyelidikan masih terus berjalan. Di balik jejak-jejak yang tersisa, aparat kepolisian berupaya menghadirkan keadilan, agar kepercayaan masyarakat tetap tumbuh, setenang angin yang berhembus di antara bulir-bulir padi.











