Di Antara Azan dan Riuh Pasar, Polisi Hadir Menjaga Ramadan Tetap Teduh

POLRI11 Dilihat

Keterangan Gambar:

Personel Polres Soppeng melaksanakan patroli dan pengamanan di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Soppeng, Rabu (4/3/2026), guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadan. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Oleh: Petta Barang

SOPPENG — Pagi belum sepenuhnya beranjak siang. Di sela aroma sayur mayur segar dan suara tawar-menawar yang bersahutan, langkah-langkah berseragam itu menyusuri lorong pasar. Ramadan boleh menghadirkan rasa lapar dan dahaga, namun tugas menjaga ketenteraman tetap menyala di dada.

Di bulan suci yang sarat berkah ini, personel Polres Soppeng bersama jajaran Polsek turun langsung melaksanakan patroli, pengaturan, dan pengamanan di sejumlah pasar tradisional, Rabu (4/3/2026). Kehadiran mereka bukan sekadar menjalankan rutinitas, melainkan menunaikan amanah demi kemaslahatan umat.

Pasar Ganra di Desa Ganra Kecamatan Ganra, Pasar Rakyat Lolloe di Kelurahan Lalabata Rilau Kecamatan Lalabata, serta Pasar Welonge di Desa Laringgi Kecamatan Marioriawa menjadi titik pengamanan. Di tengah meningkatnya aktivitas jual beli pada pagi hari selama Ramadan, aparat memastikan denyut ekonomi rakyat tetap berjalan dalam suasana aman dan tertib.

Sebagian personel mengatur arus lalu lintas di sekitar pasar agar kendaraan dan pejalan kaki dapat bergerak lancar. Sebagian lainnya menyapa para pedagang dan pembeli, mengingatkan agar tetap waspada terhadap barang bawaan guna mengantisipasi aksi pencopetan maupun pencurian. Sentuhan humanis itu menjadi wujud pelayanan yang tak sekadar formalitas, tetapi hadir dengan empati.

Tak hanya menjaga keamanan, petugas juga melakukan pemantauan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Langkah ini penting untuk memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran akan kelangkaan bahan pangan.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kehadiran personel di pusat-pusat keramaian merupakan komitmen pelayanan Polri selama bulan suci.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan aktivitas perekonomian berjalan lancar dan kondusif selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ramadan adalah bulan pengabdian. Bagi masyarakat, ia menjadi momentum memperbanyak ibadah. Bagi aparat, ia juga menjadi ruang pengabdian yang tak mengenal lelah. Meski berpuasa, para personel tetap patuh menjalankan perintah komandan, berdiri di bawah terik matahari dan debu jalanan pasar, demi menjaga rasa aman bagi sesama.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh pasar terpantau aman, tertib, dan lancar. Di antara riuh pasar dan lantunan doa yang terucap lirih, pengamanan itu menjadi bagian dari ikhtiar bersama menjaga Ramadan tetap teduh di Bumi Latemmamala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *