Menabur Kesejahteraan di Bawah Panji Presisi: Catatan dari Ruang Tantya Sudhirajati

EKOBIS13 Dilihat

Keterangan Gambar:
NYANYIAN PERSATUAN: Jajaran personel Polres Soppeng dan Bhayangkari berdiri dengan penuh khidmat saat mengikuti prosesi pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkoppol Resor Soppeng Tahun Buku 2025 di Aula Tantya Sudhirajati. Tampak keharmonisan antara pengurus dan anggota sebagai simbol transparansi dan kesejahteraan bersama. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)

Laporan: Alimuddin

SOPPENG – Ketika mentari pagi mulai membasuh Kota Kalong dengan kehangatannya pada Kamis (22/1) pagi, sebuah harmoni tercipta di dalam Aula Tantya Sudhirajati. Di balik seragam cokelat yang tegak berdiri, terpancar sebuah harapan kolektif tentang kesejahteraan bersama. Hari itu, bukan tentang strategi pengamanan atau patroli jalanan, melainkan tentang merajut kemandirian ekonomi melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkoppol Resor Soppeng Tahun Buku 2025.

Sebuah Simfoni Pertanggungjawaban.

Acara yang dimulai tepat pukul 09.25 WITA ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Ia adalah sebuah panggung transparansi, di mana setiap rupiah yang dikelola diceritakan kembali maknanya.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, hadir sebagai dirigen utama yang membuka ruang diskusi tersebut. Di hadapannya, jajaran pengurus dan anggota koperasi duduk bersanding, menyatukan visi dalam satu tarikan napas: kesejahteraan anggota adalah prioritas utama.

Udara di dalam ruangan terasa sejuk, namun semangat yang ada di dalamnya begitu hangat. Kehadiran tokoh-tokoh seperti Kepala Dinas PPK dan UKM Kabupaten Soppeng, H. Andi Agus Salim, serta Ketua Dekopinda, Drs. H. Aris Muhammadia, memberikan penegasan bahwa Primkoppol bukan sekadar unit internal, melainkan pilar ekonomi yang diakui kedaulatannya di bumi Latemmamala.

Soko Guru di Tengah Pengabdian

“Koperasi adalah soko guru ekonomi kita,” ujar AKBP Aditya Pradana dengan nada yang tenang namun berwibawa. Baginya, RAT adalah cermin kejujuran. Di balik laporan-laporan tebal yang dipaparkan oleh Kabag SDM KOMPOL Sulaeman Abu dan Kasi Propam IPTU Dr. Andi Ahmad Rahmansah San, terselip cita-cita mulia untuk membantu finansial personel di luar gaji pokok.
Suasana haru sekaligus bangga menyeruak saat pembahasan Sisa Hasil Usaha (SHU) dimulai.

Angka-angka yang tertera bukan sekadar nilai nominal, melainkan bukti keberhasilan gotong royong. Di bawah kepemimpinan Ketua Primkoppol AKP Asep Sibli, koperasi ini menjelma menjadi oasis yang menyejukkan dahaga ekonomi para anggota Polri di tengah padatnya tugas pengabdian kepada negara.

Menenun Harapan untuk Esok Hari

Waktu terus bergulir hingga jarum jam menunjukkan pukul 11.10 WITA. Diskusi demi diskusi mengalir bagaikan air, bermuara pada kesepakatan-kesepakatan baru untuk rencana kerja tahun 2026. Tidak ada ketegangan, yang ada hanyalah musyawarah yang mufakat, dibalut dalam suasana yang aman dan tertib.

Ketika pintu aula akhirnya tertutup, sebuah pengakuan tersemat: Primkoppol Resor Soppeng dinyatakan sebagai koperasi yang sehat dan aktif. Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa di balik ketegasan menjaga keamanan, Polres Soppeng juga memiliki hati yang lembut dalam menjaga kesejahteraan rumah tangganya sendiri.

SOPPENG – Ketika mentari pagi mulai membasuh Kota Kalong dengan kehangatannya pada Kamis (22/1) pagi, sebuah harmoni tercipta di dalam Aula Tantya Sudhirajati. Di balik seragam cokelat yang tegak berdiri, terpancar sebuah harapan kolektif tentang kesejahteraan bersama. Hari itu, bukan tentang strategi pengamanan atau patroli jalanan, melainkan tentang merajut kemandirian ekonomi melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkoppol Resor Soppeng Tahun Buku 2025.

Sebuah Simfoni Pertanggungjawaban.

Acara yang dimulai tepat pukul 09.25 WITA ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Ia adalah sebuah panggung transparansi, di mana setiap rupiah yang dikelola diceritakan kembali maknanya.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, hadir sebagai dirigen utama yang membuka ruang diskusi tersebut. Di hadapannya, jajaran pengurus dan anggota koperasi duduk bersanding, menyatukan visi dalam satu tarikan napas: kesejahteraan anggota adalah prioritas utama.

Udara di dalam ruangan terasa sejuk, namun semangat yang ada di dalamnya begitu hangat. Kehadiran tokoh-tokoh seperti Kepala Dinas PPK dan UKM Kabupaten Soppeng, H. Andi Agus Salim, serta Ketua Dekopinda, Drs. H. Aris Muhammadia, memberikan penegasan bahwa Primkoppol bukan sekadar unit internal, melainkan pilar ekonomi yang diakui kedaulatannya di bumi Latemmamala.

Soko Guru di Tengah Pengabdian

“Koperasi adalah soko guru ekonomi kita,” ujar AKBP Aditya Pradana dengan nada yang tenang namun berwibawa. Baginya, RAT adalah cermin kejujuran. Di balik laporan-laporan tebal yang dipaparkan oleh Kabag SDM KOMPOL Sulaeman Abu dan Kasi Propam IPTU Dr. Andi Ahmad Rahmansah San, terselip cita-cita mulia untuk membantu finansial personel di luar gaji pokok.
Suasana haru sekaligus bangga menyeruak saat pembahasan Sisa Hasil Usaha (SHU) dimulai.

Angka-angka yang tertera bukan sekadar nilai nominal, melainkan bukti keberhasilan gotong royong. Di bawah kepemimpinan Ketua Primkoppol AKP Asep Sibli, koperasi ini menjelma menjadi oasis yang menyejukkan dahaga ekonomi para anggota Polri di tengah padatnya tugas pengabdian kepada negara.

Menenun Harapan untuk Esok Hari

Waktu terus bergulir hingga jarum jam menunjukkan pukul 11.10 WITA. Diskusi demi diskusi mengalir bagaikan air, bermuara pada kesepakatan-kesepakatan baru untuk rencana kerja tahun 2026. Tidak ada ketegangan, yang ada hanyalah musyawarah yang mufakat, dibalut dalam suasana yang aman dan tertib.

Ketika pintu aula akhirnya tertutup, sebuah pengakuan tersemat: Primkoppol Resor Soppeng dinyatakan sebagai koperasi yang sehat dan aktif. Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa di balik ketegasan menjaga keamanan, Polres Soppeng juga memiliki hati yang lembut dalam menjaga kesejahteraan rumah tangganya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *