Menenun Ketenangan di Bawah Pendar Biru Maniangpajo

KAMTIBMAS22 Dilihat

Keterangan Gambar:


Menenun ketenangan di bawah pendar biru Maniangpajo. Salah satu momen interaksi antara personel Polsek Maniangpajo, Aiptu Syamsuddin, dengan masyarakat saat Patroli Blue Light KRYD, Kamis malam (15/1/2026).


Laporan: Sabri


WAJO – Saat rembang malam mulai menyelimuti langit Wajo, riuh rendah aktivitas warga di Anabanua perlahan berganti dengan desau angin yang membawa sisa hangat matahari siang.

Di sudut-sudut kota, lampu-lampu jalan mulai berpijar, namun ada satu pendar biru yang hadir membawa rasa tenang: Blue Light Patrol. Kamis malam (15/1/2026), seolah menjadi saksi bagaimana kesunyian dijaga agar tetap menjadi kedamaian.

Jejak Langkah di Keheningan Malam

Tepat pukul 21.30 WITA, ketika sebagian warga mulai memejamkan mata dan sebagian lainnya masih asyik bercengkerama di pasar malam, Aiptu Syamsuddin dan Bripda Asrian Pratama memulai langkah mereka. Menggunakan kendaraan dinas dengan lampu rotator biru yang khas, kedua personel Polsek Maniangpajo ini menyisir jalanan poros yang kerap menjadi magnet bagi aksi balap liar.

Tak sekadar melintas, mereka singgah di pemukiman warga, mengetuk pintu-pintu kewaspadaan di minimarket Anabanua, hingga memastikan proyek-proyek vital pemerintah tetap aman dalam dekapan malam. Langkah kaki mereka bukan untuk menebar cemas, melainkan untuk memastikan bahwa setiap sudut Maniangpajo tetap menjadi rumah yang nyaman bagi penghuninya.

Dialog di Ambang Pintu

Di bawah temaram lampu pertokoan, dialog-dialog kecil tercipta. Petugas berhenti sejenak, menyapa para pelayan fasilitas publik dan penjaga malam dengan senyum yang tulus. Ada pesan-pesan keamanan yang disampaikan dengan nada bicara yang rendah namun sarat akan makna:

“Tingkatkan kewaspadaan, dan jangan ragu melapor jika ada yang janggal.”

Interaksi ini bukan sekadar tugas formalitas. Ini adalah upaya kepolisian untuk merajut kemitraan dengan masyarakat.

Di lapangan, warga yang mereka temui diajak untuk menjadi “polisi” bagi lingkungannya sendiri, sebuah ajakan yang disambut dengan anggukan mantap dan rasa saling percaya.

Janji untuk Rasa Aman

Bagi Kapolsek Maniangpajo, AKP Johari, S.H., kehadiran personelnya di tengah malam bukan hanya rutinitas teknis yang disebut KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan). Lebih dari itu, ini adalah perwujudan janji kepolisian untuk selalu hadir saat masyarakat paling membutuhkan rasa tenang.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami. Kami ingin memastikan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang karena mengetahui kami ada di luar sana menjaga mereka,” ujar AKP Johari dengan nada optimis.

Malam itu berakhir dengan catatan yang menyejukkan. Hingga pendar biru terakhir kembali ke markas, situasi kamtibmas di Maniangpajo terpantau aman dan kondusif.

Di bawah langit Wajo yang luas, ketenangan berhasil ditenun kembali melalui kehadiran yang nyata dan kepedulian yang tak pernah tidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *