Keterangan Gambar:
Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Soppeng menggelar rapat pemantapan jelang pelantikan pengurus periode 2026–2029 di Sekretariat SMSI Soppeng, Jalan Salotungo No. 83, Watansoppeng, Minggu (11/1/2026). Rapat dipimpin Ketua SMSI Soppeng FAS Rachmat Kami, membahas kesiapan pelantikan, pentingnya registrasi perusahaan pers di Dewan Pers, serta rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya meningkatkan profesionalisme insan pers di Bumi Latemmamala.
Penulis: Syukur Mariorante Katalawala
Menjelang Pelantikan, Pengurus Matangkan Langkah, Kukuhkan Profesionalisme.
Di sebuah meja kayu yang telah menyimpan banyak cerita, derap langkah kecil insan pers Soppeng kembali berirama. Minggu siang itu, di Sekretariat SMSI Kabupaten Soppeng, Jalan Salotungo No. 83, obrolan mengalun tenang namun sarat makna. Di antara gelas kopi dan tatapan yang penuh tanggung jawab, para pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Soppeng merajut satu tekad: menegakkan martabat pers menjelang pelantikan pengurus baru periode 2026–2029.
Menata Langkah Menuju Pelantikan
Menjelang pelantikan yang dijadwalkan berlangsung di Hark Cafe Malaka Watansoppeng, Rabu, 28 Januari 2026, SMSI Soppeng menggelar rapat pemantapan pada Minggu (11/1/2026). Rapat ini menjadi ruang bertemunya gagasan, sekaligus wadah menyelaraskan langkah agar prosesi pelantikan berjalan khidmat, tertib, dan bermakna.
Di balik agenda seremonial, rapat ini mengusung pesan yang lebih dalam: memastikan SMSI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar yang menjaga marwah pers di Bumi Latemmamala.
Perlindungan Hukum dan Martabat Pers
Salah satu pokok bahasan penting adalah komitmen agar perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI Kabupaten Soppeng terregistrasi di Dewan Pers. Langkah ini dipandang sebagai benteng perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
“Registrasi bukan sekadar administrasi. Ia adalah jaminan bahwa karya jurnalistik yang lahir dari Soppeng berpijak pada etika, hukum, dan tanggung jawab sosial,” menjadi ruh pembahasan rapat yang dipimpin Ketua SMSI Soppeng, FAS Rachmat Kami.
Menyiapkan SDM Melalui UKW
Tak berhenti pada aspek kelembagaan, SMSI Soppeng juga menjadwalkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang direncanakan berlangsung tidak lama setelah pelantikan.
UKW diproyeksikan sebagai ikhtiar memperkuat kualitas sumber daya manusia pers, agar wartawan tidak hanya cekatan di lapangan, tetapi juga patuh pada peraturan perundang-undangan serta teguh memegang Kode Etik Jurnalistik. Dari sanalah diharapkan lahir produk jurnalistik yang setia menjaga asas kebenaran dan keadilan di tengah masyarakat.
Kebersamaan Menjadi Kekuatan
Rapat pemantapan ini dihadiri unsur Dewan Penasehat, Pengurus Harian, serta perwakilan bidang-bidang dalam struktur SMSI Soppeng. Kebersamaan mereka menjadi simbol bahwa perjalanan SMSI bukan kerja satu-dua orang, melainkan kerja kolektif demi masa depan pers yang lebih bermartabat.
Setelah Sekretaris SMSI Soppeng, Lukman Sulaeman, membacakan kesimpulan rapat, Ketua FAS Rachmat Kami menutup pertemuan dengan pesan sederhana namun sarat makna:
“Selamat bekerja. Laksanakan tugas sesuai bidang masing-masing. Jika ada kendala, mari kita koordinasikan dengan baik.”











