Menyemaikan Kalam Ilahi di Sanubari Kampiri: Jejak Kasih Polres Soppeng Membimbing Generasi Bangsa

POLRI11 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kasi Propam Polres Soppeng IPTU Dr. Andi Ahmad Rahmansah, SAN., S.Sos., M.M., menyerahkan secara simbolis mushaf Al-Qur’an kepada jajaran pendidik dan perwakilan akademisi di SDN 94 Kampiri, Kelurahan Citta, Kabupaten Soppeng, Jumat (2/10/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

ESSAY PALAPA
Nurani Redaksi di Atas Fakta

Oleh: Hasanuddin Tinco

SUARA PALAPA, SOPPENG — Di bawah naungan pagi yang teduh di Kelurahan Citta, hembusan angin membawa kehangatan yang berbeda. Langkah-langkah aparat kepolisian yang biasa identik dengan ketegasan hukum, kali ini hadir menapak bumi dengan kelembutan sanubari di pelataran SDN 94 Kampiri, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Jumat (2/10/2026).

Kehadiran jajaran Kepolisian Resor (Polres) Soppeng hari itu bukan untuk menegakkan garis polisi, melainkan untuk membentangkan jembatan kasih keagamaan. Lewat bakti sosial penyerahan bantuan mushaf Al-Qur’an, Polri hadir menyapa jiwa-jiwa muda yang sedang meniti jalan ilmu.

Rombongan yang dipimpin oleh Kasi Propam Polres Soppeng, IPTU Dr. Andi Ahmad Rahmansah, SAN., S.Sos., M.M., bersama personel Si Propam dan unsur akademisi, disambut hangat oleh keluarga besar sekolah.

Tangan-tangan pengayom masyarakat itu menyerahkan Kitab Suci Al-Qur’an secara simbolis, lalu membagikannya kepada para murid yang menanti dengan binar mata penuh kepolosan. Di sela-sela penyerahan, terjalin dialog sederhana namun mendalam, Busebuah ajakan santun agar jemari kecil para siswa tak lelah membuka lembaran Al-Qur’an sebagai kompas moral kehidupan.

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa menjaga kedamaian suatu wilayah tak cukup hanya dengan memelihara ketertiban fisik, melainkan harus dimulai dari merawat akar moral dan spiritualitas anak bangsa sejak dini.

“Anak-anak adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, pembinaan sejak dini perlu dilakukan secara bersama-sama, termasuk dengan memberikan ruang bagi mereka untuk mengenal, membaca, dan memahami Al-Qur’an,” tutur AKBP Hari Budiyanto.

Bagi lulusan Akademi Kepolisian tersebut, kepolisian yang humanis adalah kepolisian yang mampu hadir dan menyentuh sisi paling dalam dari kehidupan masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa dan menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kami juga mengapresiasi pihak sekolah serta unsur akademisi yang turut membangun kepedulian bersama terhadap pendidikan generasi muda,” tambahnya.

Senyum bahagia dan ungkapan syukur terpancar dari para guru serta pengelola SDN 94 Kampiri. Bantuan Al-Qur’an ini menjadi cermin bahwa pendidikan karakter anak-anak di pelosok desa tidak berjalan sendirian, melainkan ditopang oleh kepedulian lintas elemen bangsa.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan abadikan momen bersama, sebuah potret indah di mana ketegasan seragam polisi melebur hangat bersama ketulusan para pendidik dan tawa lugu anak-anak sekolah. Rombongan kemudian berlalu meninggalkan sekolah, membawa pulang kehangatan yang tertinggal di sanubari Kampiri.

Renungan Nurani:

Setiap lembaran Al-Qur’an yang kelak dibaca oleh jemari mungil itu adalah benih kebaikan yang ditanam di tanah pertiwi. Di Soppeng, kita belajar bahwa kedamaian hakiki tak selalu dibangun dengan kekuatan, melainkan disemaikan melalui untaian ayat suci, ketulusan rasa, dan kerendahan hati untuk memuliakan sesama.

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *