Dari Saf Subuh, Merawat Silaturahmi dan Menjaga Bumi Soppeng

POLRI60 Dilihat

Keterangan Gambar:
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto bersama personel kepolisian, unsur pemerintah dan kewilayahan, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Mujahidin Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, berfoto bersama seusai kegiatan Safari Subuh yang diisi dengan tausiah dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas, termasuk ajakan mencegah kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA

Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Safari Subuh di Masjid Mujahidin Sewo, Kapolres Ajak Warga Cegah Karhutla dan Rawat Kamtibmas

Oleh: Idris

SUARA PALAPA, SOPPENG — Pagi belum sepenuhnya membuka mata. Di Masjid Mujahidin Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis (15/10/2026), saf-saf salat menjadi ruang perjumpaan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Di tempat ibadah itu, silaturahmi dirawat, pesan-pesan kebaikan disampaikan, dan kepedulian terhadap keamanan serta kelestarian lingkungan kembali diingatkan.

Sekitar pukul 04.30 WITA, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Safari Subuh Polres Soppeng. Bersama jajaran kepolisian, unsur pemerintah dan kewilayahan, tokoh masyarakat, serta jamaah masjid, ia hadir bukan semata membawa pesan tentang keamanan, melainkan juga membuka ruang perjumpaan yang lebih dekat dengan warga.

Ada sesuatu yang penting dari pertemuan yang berlangsung pada awal hari itu. Ketika sebagian besar aktivitas masyarakat belum dimulai, masjid menjadi tempat untuk saling mendengar. Di sana, keamanan tidak hanya dibicarakan sebagai urusan petugas, tetapi sebagai tanggung jawab bersama yang tumbuh dari kepedulian, kepercayaan, dan kesediaan menjaga satu sama lain.

Safari Subuh tersebut diikuti pejabat utama dan personel Polres Soppeng, jamaah masjid, camat, Danramil, Kapolsek Lalabata, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Dalam tausiah dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas, Kapolres mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pesan itu menyentuh persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Api yang semula tampak kecil dapat berubah menjadi ancaman besar ketika terlambat diketahui atau dibiarkan menjalar. Dampaknya tidak berhenti pada pepohonan dan semak belukar yang terbakar. Asap dapat mengganggu kesehatan, aktivitas warga bisa terhambat, sementara lingkungan yang rusak membutuhkan waktu panjang untuk pulih.

Karena itu, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan kita semua. Jangan menganggap remeh munculnya titik api, karena penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas. Mari kita jaga lingkungan bersama dan segera sampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan potensi kebakaran,” tegas AKBP Hari Budiyanto.

Pesan tersebut mengandung pengingat sederhana: menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dengan tindakan besar. Terkadang, kepedulian tumbuh dari keputusan untuk tidak membakar lahan sembarangan, keberanian melaporkan bahaya, atau kesediaan mengingatkan sesama sebelum kerusakan terjadi.

Bumi yang dihuni bersama tidak mengenal batas kepemilikan ketika bencana datang. Api yang menyala di satu tempat dapat mengancam kehidupan di tempat lain. Karena itu, mencegah kebakaran bukan sekadar urusan menjaga tanah, melainkan juga melindungi kesehatan, keselamatan, dan masa depan masyarakat.

Di hadapan jamaah, Kapolres juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam pelayanan kepolisian. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki ruang yang memadai untuk menyampaikan keluhan, melaporkan gangguan keamanan, ataupun meminta bantuan ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan kehadiran polisi.

“Kami ingin masyarakat tidak ragu untuk berkomunikasi. Jika ada kendala dalam mendapatkan pelayanan, ada persoalan kamtibmas, atau membutuhkan bantuan kepolisian, silakan sampaikan kepada kami. Setiap masukan masyarakat menjadi perhatian untuk memperbaiki pelayanan agar semakin mudah diakses, responsif, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pernyataan itu menempatkan komunikasi sebagai bagian penting dari pelayanan publik. Sebab, tidak semua persoalan warga dapat diketahui hanya melalui laporan resmi atau angka-angka dalam catatan institusi. Ada keluhan yang baru terdengar ketika seseorang berani berbicara. Ada persoalan yang lebih mudah diselesaikan ketika masyarakat merasa aman untuk menyampaikan pendapatnya.

Di sinilah pendekatan yang humanis menemukan maknanya. Kehadiran aparat bukan hanya diukur dari kemampuan merespons gangguan keamanan, tetapi juga dari kesediaan mendengar, menjelaskan, dan membantu masyarakat menemukan jalan keluar sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepercayaan publik pun tidak tumbuh hanya melalui pernyataan. Ia dibangun perlahan, melalui pelayanan yang dapat dirasakan, tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan, dan komunikasi yang tidak berhenti setelah sebuah kegiatan selesai.

Kapolres turut mengajak tokoh masyarakat dan jamaah masjid untuk menjaga kerukunan, mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan sosial, serta berkoordinasi dengan kepolisian apabila muncul permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Ajakan tersebut mengingatkan bahwa keamanan bukan semata-mata keadaan ketika tidak terdengar suara keributan. Keamanan juga berarti ketika warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang, anak-anak berangkat ke sekolah tanpa rasa takut, para pedagang bekerja dengan tenteram, dan keluarga menjalani kehidupan sehari-hari tanpa dihantui ancaman yang seharusnya dapat dicegah bersama.

Untuk mewujudkan keadaan seperti itu, aparat membutuhkan dukungan masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga membutuhkan aparat yang hadir, terbuka, dan dapat dihubungi ketika pertolongan diperlukan.

Hubungan keduanya tidak semestinya dibangun hanya ketika persoalan muncul. Ia perlu dirawat sejak keadaan masih tenang, melalui perjumpaan, dialog, dan kesediaan memahami persoalan dari sudut pandang yang berbeda.

Usai tausiah, kegiatan Safari Subuh dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Kapolres dan jamaah. Dialog itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, saran, serta kendala yang berkaitan dengan keamanan dan pelayanan kepolisian. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.

Namun, makna sebuah perjumpaan tidak semestinya berhenti ketika percakapan usai dan kamera selesai merekam kebersamaan.

Yang lebih penting adalah bagaimana pesan yang disampaikan pada pagi hari itu menemukan jalannya dalam kehidupan sehari-hari: ketika warga memilih menjaga lingkungan daripada merusaknya, ketika persoalan diselesaikan melalui komunikasi, dan ketika masyarakat mengetahui bahwa saluran untuk meminta bantuan selalu terbuka.

Safari Subuh Polres Soppeng menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan kedekatan tersebut. Kelanjutannya akan menemukan arti melalui konsistensi pelayanan, keterbukaan terhadap masukan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

Sebab, menjaga bumi dan merawat ketenteraman sesungguhnya berangkat dari kesadaran yang sama: kehidupan adalah amanah yang tidak hanya dipikul untuk diri sendiri.

Pada akhirnya, cahaya pagi bukan hanya menerangi jalan yang terbentang di hadapan kita. Ia juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki bagian dalam menjaga kehidupan. Dan ketika tangan-tangan yang berbeda bersedia bekerja untuk kebaikan bersama, keamanan tidak lagi sekadar harapan—ia menjadi ikhtiar yang tumbuh dari hati, dirawat oleh kepedulian, dan diwariskan kepada generasi mendatang.


PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *