Keterangan Foto:
Personel Polres Soppeng mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Al Aqso Mapolres Soppeng, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani guna memperkuat keimanan dan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
SOPPENG — Di bawah naungan langit pagi yang teduh, Masjid Al Aqso Mapolres Soppeng menjadi saksi hadirnya sebuah perenungan spiritual. Kamis (29/1), jajaran Polres Soppeng menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus meneguhkan nilai pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan bagian dari pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) personel Polri, yang secara rutin dilaksanakan guna membangun keseimbangan antara profesionalisme tugas dan keteguhan spiritual.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., mewakili Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., didampingi para Pejabat Utama Polres Soppeng, personel Polres dan Polsek jajaran, serta pengurus Bhayangkari Cabang Soppeng.
Menautkan Iman dengan Tugas Pengabdian
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema:
“Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.”
Tema tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian bukan sekadar menjalankan aturan, melainkan juga menunaikan amanah kemanusiaan.
Dalam sambutan Kapolres Soppeng yang dibacakan Wakapolres, disampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam, khususnya sebagai awal diperintahkannya salat lima waktu, sebuah ibadah yang mengajarkan kedisiplinan, keikhlasan, dan ketundukan kepada Allah SWT.
“Nilai-nilai itulah yang harus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas. Bahwa setiap langkah pengabdian hendaknya dilandasi iman, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kompol Sudarmin membacakan amanat Kapolres.
Meneladani Rasulullah dalam Tugas Kepolisian
Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana, dilanjutkan dengan tausiah oleh Ust. Tasaruddin, S.Pd.I. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh personel untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam menjaga integritas, kesabaran, serta keadilan dalam menjalankan amanah.
Menurutnya, tantangan tugas di era modern menuntut aparat negara tidak hanya cakap secara profesional, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Dari Doa Menuju Aksi Nyata
Kegiatan yang berakhir pada pukul 09.15 WITA tersebut ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan, kelancaran tugas, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar, setiap insan Bhayangkara tetaplah hamba Tuhan yang harus senantiasa menjaga hati, niat, dan integritas.
Sebab dari sanalah lahir pelayanan yang tulus, humanis, dan berkeadilan bagi masyarakat. (*/Petta Barang)

