Mengurai Filosofi Stoikisme dalam Diri Andi Muhammad Farid Melalui Lensa John WickAdmin Narmaks

OPINI89 Dilihat

Oleh : Genwa Kiyohito
Dikutip dari :
https://narasimedia.id/mengurai-filosofi-stoikisme-dalam-diri-andi-muhammad-farid-melalui-lensa-john-wick/

Rabu (7/1/2026)

Dalam dunia politik yang kerap kali hiruk pikuk oleh sentimen dan drama-drama politik permukaan, sesekali kita perlu disuguhkan dengan sebuah cara pandang yang menuntut kedalaman berpikir yang mungkin hanya bisa dilakukan segelintir orang. Stoikisme memberikan sudut pandang, sebuah prinsip yang bernama dikotomi kendali. Seorang stoik tidak membiarkan dirinya dikendalikan oleh emosi negatif namun berusaha fokus pada solusi yang terbaik.

Dunia perpolitikan Soppeng hari ini memperlihatkan, sebuah citra yang sama dari film John Wick, ketika sorotan mengarah ke Andi Muhammad Farid, seorang tokoh muda Soppeng, Ketua DPRD Soppeng, ia memperlihatkan anomali gesture yang tidak biasa, ia tidak membalas kebisingan dengan kebisingan, ini serupa John Wick dalam film laga, ini adalah representasi modern dari seorang stoik, tenang dan tidak bising saat terluka, fokus pada apa yang menjadi substansi perjuangannya dan tidak membiarkan dirinya dikuasai emosi negatif. Andi Muhammad Farid tidak melakukan pengabaian melainkan cerminan dari sebuah distingsi intelektual, memisahkan sensasi dengan substansi. Ia tidak membiarkan dirinya terbakar dalam emosi publik. Ini sebuah kekuatan tertinggi dalam prinsip Stoik. Kendali diri.

Sebagai Ketua DPRD Soppeng, apa yang menimpanya hari ini merupakan sebuah dampak dari apa yang ia tengah perjuangkan. Ia tidak membantah jika ada ketegangan atau ekspresi kekecewaan namun ia membiarkan dirinya menjadi benteng dari orang-orang yang ia perjuangkan. Ia tetap berpijak pada narasi substansi apa yang sedang ia perjuangkan. Sebagai seorang pemimpin, ketangguhan memang tidak lahir dari kenyamanan. Meski mendapat reaksi ofensif dari banyak arah, ia sedang tidak membela diri secara defensif melainkan konsisten berpijak demi memperjuangkan hak-hak orang lain.

Dalam Stoikisme, hambatan bukan penghalang, namun adalah jalan itu sendiri. Sebagaimana John Wick yang dipaksa masuk dalam pertempuran dan bertarung dalam aksi panjang meski sendirian, Andi Muhammad Farid dipaksa masuk dalam situasi yang sulit untuk menguji dirinya sebagai politisi muda. Bukan karena ia lemah melainkan semua orang tahu betapa kuatnya dia. Politisi muda dengan suara paling terbanyak di Soppeng, ikonik dan mewariskan legacy dari ayahnya yaitu ketokohan dan karakter, semua mata tertuju dan mengarah kepadanya. Serupa John Wick. Mungkin, siapapun di posisinya saat ini tak akan sanggup sebagaimana yang dialami Andi Muhammad Farid.

Tapi ini bukan drama personal atau sensasi untuk pribadi. Melainkan perjuangan untuk hak-hak orang lain. Seorang pemimpin sejati, tidak dinilai dari seberapa halusnya ia berjalan namun bagaimana ia tetap memegang kendali atas dirinya walau ia berjalan di atas duri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *