Keterangan Foto:
Seorang polwan Satlantas Polres Wajo menyerahkan nasi kotak kepada pengendara becak motor di depan Masjid Nurul Amin, Amessangeng, Sengkang, Jumat (9/1/2026), dalam kegiatan Polantas Menyapa dan Jumat Berkah, sebuah potret kecil tentang polisi yang hadir dengan senyum, doa, dan kepedulian.
Penulis: Sabri
Editor: Alimuddin
WAJO – Di jalanan Sengkang yang berkilau oleh matahari siang, langkah-langkah kecil penuh makna mengalun pelan menuju Masjid Nurul Amin. Bukan derap sepatu patroli yang datang, melainkan denyut kepedulian yang berjalan perlahan, menyapa, menguatkan, dan menghangatkan. Menjelang azan Jumat yang sebentar lagi memanggil jiwa-jiwa beriman, Polantas Wajo memilih hadir bukan sebagai penegak aturan semata, tetapi sebagai sahabat di jalan, menautkan aspal dengan doa.
Saat Seragam Menjadi Bahasa Kasih
Jumat (9/1/2026) itu, Satuan Lalu Lintas Polres Wajo menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dirangkaikan dengan Jumat Berkah di Masjid Nurul Amin, Amessangeng, Sengkang. Dalam kesederhanaannya, mereka membagikan nasi kotak kepada jamaah dan warga sekitar, sebungkus rezeki, sekaligus seuntai pesan bahwa kepedulian tak pernah membutuhkan panggung besar.
Tangan-tangan berseragam cokelat muda itu tak sekadar menyerahkan makanan, tetapi juga harapan: bahwa setiap insan yang melintasi jalan raya pantas pulang dengan selamat, bertemu keluarga, dan kembali bersujud di rumahnya.
Nasihat Jalanan yang Datang dari Hati
Di sela senyum dan sapa, petugas menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas. Helm berstandar SNI, surat kendaraan, dan keselamatan berkendara tidak diucapkan sebagai daftar kewajiban, melainkan sebagai pengingat lembut—bahwa hidup adalah titipan, dan setiap perjalanan adalah amanah yang layak dijaga.
Kata-kata itu mengalun pelan, menepi di telinga warga, menyentuh nalar sekaligus nurani.
Polantas yang Hadir, Bukan Sekadar Mengatur
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Wajo AKP Riyanda Putra, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama para perwira dan personel Satlantas. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan antara tugas dan kemanusiaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat. Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga merawat kebersamaan sosial dan spiritual,” ujarnya.
Menjaga Lalu Lintas, Menjaga Rasa Aman
Tak berhenti pada pembagian nasi kotak dan nasihat keselamatan, personel Satlantas Polres Wajo juga melakukan pengaturan serta pengawasan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Jalan-jalan di pusat Kota Sengkang dirawat kelancarannya, agar langkah jamaah menuju rumah ibadah berlangsung aman dan tenang.
AKP Riyanda berharap, kegiatan Polantas Menyapa mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Semoga Polantas semakin dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tuturnya.
Turut Hadir
Turut hadir dalam kegiatan ini Kanit Regident Satlantas Polres Wajo Ipda Dimas Adji Saputra, S.Tr.K., Kanit Turjawali Ipda Fajri, S.Kom., M.Ap., serta personel Unit Regident dan Unit Turjawali Satlantas Polres Wajo.













