Menyapa dari Atas Sajadah: Kala Polisi Merajut Damai dan Menjaga Bumi dari Rumah Tuhan

KAMTIBMAS50 Dilihat

Keterangan Gambar:

Aiptu Ibrahim saat menyampaikan pesan keamanan, ketertiban masyarakat, serta imbauan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan di Masjid Nurul Hidayah Awakaluku, Dusun Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Jumat (16/10/2026). (Foto: Dokumentasi PMG)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA
Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Idris

SUARA PALAPA, SOPPENG — Hari Jumat bukan sekadar penanda pergantian waktu dalam siklus kehidupan manusia. Bagi jiwa-jiwa yang taat, ia adalah muara penenang, sebuah ruang suci untuk sejenak menundukkan riuhnya kesibukan dunia, merapatkan saf di atas hamparan sajadah, dan mengingat kembali bahwa hidup berdampingan menuntut kewajiban untuk saling menjaga sesama.

Di Masjid Nurul Hidayah Awakaluku, Dusun Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, nuansa batin itu terasa begitu syahdu pada Jumat, 16 Oktober 2026. Di antara barisan jamaah yang melangkah khusyuk menunaikan kewajiban ilahiah, hadir seorang abdi negara berhati lembut: Bhabinkamtibmas Polsek Marioriawa, Aiptu Ibrahim. Kehadirannya melebur dalam kebersamaan, meruntuhkan sekat formalitas antara aparat penegak hukum dan masyarakat yang dilindunginya.

Sebelum derap langkah salat dimulai, manakala keheningan menyelimuti ruang ibadah, Aiptu Ibrahim berdiri dengan rendah hati di hadapan para jamaah. Ia tidak memilih podium megah atau ruang rapat yang kaku. Ia berbicara dari rumah Tuhan, dari kedekatan nurani, menyampaikan pesan-pesan kedamaian yang bersumber dari denyut nadi kehidupan sehari-hari warga.

Dari Saf Shalat Menuju Ikhtiar Menjaga Bumi

Di bawah naungan kubah masjid yang menyejukkan, ajakan tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) disampaikan bukan sebagai instruksi birokratis, melainkan sebagai bentuk kepedulian tulus terhadap keselamatan bersama.
Pesan itu menemukan urgensinya di tengah musim kemarau yang membentang kering.

Alam sedang diuji oleh dahaga, menuntut kewaspadaan kolektif agar kelengahan kecil tidak berubah menjadi malapetaka kebakaran yang meludeskan harapan. Warga diingatkan dengan lembut agar menahan diri dari pembakaran lahan sembarangan, serta memastikan setiap titik api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Sebab, dalam realitas kehidupan, bencana besar kerap lahir dari bara sekecil zarah yang diabaikan. Menjaga lingkungan dari ancaman api bukan sekadar tugas fungsional kepolisian, melainkan wujud nyata keimanan manusia dalam merawat titipan Sang Pencipta di bumi.

Warga pun diajak untuk senantiasa sigap dan saling mengawasi, melaporkan setiap potensi gangguan demi ketenteraman kampung halaman.

Merenda Asa Lewat 100 Hari Pengabdian

Tak berhenti pada peringatan musim kemarau, ikhtiar merawat rasa aman ini terus diluaskan melintasi ruang-ruang sosial. Memasuki momentum 100 hari kerja yang dimulai pada Senin, 19 Oktober 2026 mendatang, jajaran kepolisian semakin mempertegas komitmen pengabdian melalui langkah nyata di tengah masyarakat dengan mengusung motto mulia: “Polisi Bersama Masyarakat”.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap generasi penerus bangsa, kehadiran personel Polri juga akan disiagakan di setiap sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA. Sebuah pelukan pengayoman agar anak-anak muda kita tumbuh dalam rasa aman. Di jalanan desa hingga perkotaan, imbauan humanis kembali digaungkan agar para pengendara, khususnya pengguna roda dua, senantiasa mematuhi keselamatan berlalu lintas dengan mengenakan helm, bukan sekadar demi menghindari hukum jalan raya, melainkan demi memuliakan nyawa yang dititipkan Tuhan.

Sebab pada akhirnya, keamanan bukanlah sekadar angka statistik atau deretan aturan yang tertulis di atas kertas. Ia adalah cerminan dari kepedulian kita bersama, sebuah ikatan batin bahwa keselamatan tetangga adalah bagian dari keselamatan diri kita sendiri.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *