Menjaga Setiap Hembusan Napas di Jalanan Bumi Latemmamala

POLANTAS13 Dilihat

Keterangan Gambar: Jajaran Satlantas Polres Soppeng bersama instansi terkait yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Soppeng berfoto bersama usai menyelaraskan komitmen keselamatan di Aula Kantor Barjas, Kamis (8/10/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Syamsuddin Andy

SUARA PALAPA, SOPPENG — Di balik helaan napas para pengendara yang melintas saban hari, ada nyawa yang berharga, ada rindu keluarga yang menanti di rumah, dan ada amanah Sang Pencipta yang patut dijaga. Kesadaran mendalam akan nilai luhur sebuah kehidupan itulah yang menghimpun para pemangku kepentingan di Aula Kantor Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Kabupaten Soppeng, Kamis pagi, 8 Oktober 2026, pukul 09.00 WITA.

Pagi itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng menggelar Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin lintas sektor, melainkan sebuah ikhtiar bersama untuk merajut sinergi demi menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

Suasana kebersamaan tampak hangat saat Kasat Lantas Polres Soppeng, IPTU Asdar, S.Sos., M.M., duduk melingkar bersama Kepala Cabang Jasa Raharja Bone, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PM-PTSP, Kepala Dinas PUPR, Kasatpol PP dan PMK, serta Kepala Dinas Koperindag dan UMKM. Turut hadir jajaran personel Satlantas, seperti Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, dan Kaurmintu. Mereka memadukan pandangan—mulai dari pembenahan infrastruktur jalan, ketertiban umum, hingga penanaman kebiasaan tertib lalu lintas sejak dini.

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa menjaga iklim berlalu lintas yang selamat tidak dapat ditumpukan pada satu pundak semata. Perlu ada kepedulian yang mengakar dan kerja sama yang berkesinambungan.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian bersama. Koordinasi lintas sektor perlu diwujudkan dalam langkah nyata, terukur, dan berkelanjutan, sehingga setiap persoalan lalu lintas dapat ditangani secara tepat. Tujuan utama kita bukan sekadar menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga melindungi keselamatan jiwa masyarakat serta menekan risiko kecelakaan dan fatalitas di jalan raya,” tegas Kapolres.

Beliau meyakini, ketika kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas tumbuh dari kesadaran nurani dan menjelma menjadi budaya sehari-hari, maka jalan raya tak lagi menjadi tempat yang mencemaskan, melainkan lorong yang aman bagi setiap insan untuk menjemput rezeki dan kembali ke pelukan keluarga.

Rangkaian koordinasi pun ditutup dengan niat dan tekad yang sama: menjaga setiap jengkal jalanan Soppeng agar senantiasa menghadirkan rasa tenang dan keselamatan bagi semua.

Renungan: Jalan raya adalah tempat kita saling bertatap dan berbagi ruang. Di setiap putaran roda dan laju kendaraan, ada titipan jiwa yang tak ternilai harganya. Menjaga ketertiban berlalu lintas bukan sekadar menaati marka dan hukum yang tertulis, melainkan wujud rasa syukur atas nikmat kehidupan dan kasih sayang kita terhadap sesama hamba Tuhan. Sebab, kesanggupan kita untuk saling menjaga di jalan adalah cermin halus dari kedalaman nurani kita.

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *