Patroli Biru Polsek Tempe Jaga Denyut Malam Sengkang, Tekan Potensi Kriminalitas

KAMTIBMAS74 Dilihat

Keterangan Gambar:

Personel Polsek Tempe dipimpin Kapolsek IPTU Irwan Taufik saat melaksanakan Patroli Biru di salah satu objek vital wilayah Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sabtu (18/4/2026) malam, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)

Reporter: Sabri
Editor: Alimuddin

Malam di wilayah Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, tak sepenuhnya sunyi. Di balik cahaya lampu jalan dan aktivitas warga yang mulai mereda, hadir gerak senyap aparat kepolisian yang memastikan rasa aman tetap terjaga. Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 20.30 Wita, Kepolisian Sektor (Polsek) Tempe, Polres Wajo, kembali menggelar Patroli Biru, sebuah langkah preventif yang tak hanya bersifat rutin, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tempe, IPTU Irwan Taufik, SH, patroli dilakukan secara mobiling, menyusuri titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dari kawasan Terminal Sengkang yang masih berdenyut oleh aktivitas malam, hingga deretan pertokoan, rumah bernyanyi, dan ruko yang mulai lengang, setiap sudut dipantau dengan seksama.

Di sela kegiatan, IPTU Irwan Taufik menegaskan bahwa Patroli Biru bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi preventif untuk menekan potensi tindak kriminalitas, terutama pada jam-jam rawan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek gentar bagi pelaku kejahatan, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Lebih dari itu, patroli juga menyasar objek vital seperti perbankan BUMN, gerai ritel modern, hingga SPBU, titik-titik yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Namun, pendekatan yang dilakukan tidak semata represif. Personel turut membangun komunikasi dengan warga dan tokoh masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mengajak masyarakat menjadi bagian dari sistem keamanan lingkungan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat,” ungkap IPTU Irwan Taufik. Ia mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan rumah terkunci saat ditinggalkan, serta tidak memberikan celah bagi tindak kejahatan.

Di tengah dinamika malam yang terus berjalan, pesan itu menjadi penting: keamanan adalah hasil dari kolaborasi. Polisi hadir sebagai garda terdepan, namun kesadaran masyarakat adalah fondasi utamanya.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tempe terpantau aman dan kondusif. Malam pun berlalu dengan tenang, menyisakan keyakinan bahwa di balik sunyi, ada pengawasan yang tak pernah benar-benar berhenti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *