Keterangan Foto:
Kapolsek Belawa IPTU Awal Syahrani, S.Hi, (tengah) menyapa dan menyerahkan bantuan kepada salah satu korban kebakaran di Dusun Ongko, Desa Ongkoe, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Senin (5/1/2026).
Laporan: Sabri
Sisa arang masih menghitam di sudut-sudut rumah panggung yang hangus di Dusun Ongko, Desa Ongkoe, Kecamatan Belawa. Di tengah puing dan bau asap yang belum sepenuhnya hilang, Senin pagi, 5 Januari 2026, sebuah kepedulian hadir. Kapolsek Belawa, IPTU Awal Syahrani, S.Hi, melangkah perlahan mendatangi warga yang baru saja kehilangan tempat berteduh, membawa empati, bantuan, dan harapan agar mereka tidak merasa sendiri menghadapi cobaan.
Menjemput Luka, Menyemai Penguatan
Didampingi personel Polsek Belawa, IPTU Awal Syahrani menyapa satu per satu korban kebakaran. Tatapan mata yang lelah dan wajah-wajah pasrah menyambut kehadiran aparat kepolisian yang datang bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga merawat sisi kemanusiaan.
Kapolsek menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia berharap para korban diberi ketabahan dan kekuatan untuk kembali menata kehidupan yang sempat runtuh bersama jilatan api.
Pesan Kamtibmas di Tengah Musibah
Di sela penyerahan bantuan, IPTU Awal Syahrani juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga serta kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pascabencana.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman. Bila ada gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Kapolsek.
Menguatkan Ikatan Polisi dan Masyarakat
Kehadiran Polsek Belawa disambut hangat oleh warga. Di antara kesedihan yang masih menyelimuti, muncul rasa lega karena mereka tidak dibiarkan berjuang sendiri. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Belawa untuk terus mempererat hubungan emosional dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Musibah memang meninggalkan luka, tetapi perhatian dan kepedulian menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit.







