Keterangan Gambar: Kartu undangan pernikahan Asmarani Harma, S.S., SKM., M.Kes dengan Syamsul Ishak, SKM., M.Kes yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 11 Oktober 2026 di Anging Mammiri Ballroom, Dalton Hotel Makassar. (Foto: Dokumentasi Panitia)
PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani
FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta
Oleh: Alimuddin Pemimpin Redaksi Palapa Media Group (PMG)
SUARA PALAPA, MAKASSAR – Cinta, dalam balutan ketetapan-Nya, senantiasa menemukan jalan paling indah untuk berlabuh. Di tengah riuk gelombang kehidupan, ada saat-saat di mana waktu seolah berhenti sejenak, memberi ruang bagi dua jiwa untuk mengikat janji suci yang diridhoi Sang Maha Pencipta.
Ahad, 11 Oktober 2026, menjadi saksi bisu terpautnya dua jalan takdir. Bertempat di Anging Mammiri Ballroom, Dalton Hotel Makassar, Asmarani Harma, S.S., SKM., M.Kes menyatukan langkah bersama Syamsul Ishak, SKM., M.Kes. Prosesi sakral akad nikah yang dilangsungkan pukul 10.00 WITA, disusul kehangatan resepsi pernikahan pada pukul 12.00 hingga 15.00 WITA, bukan sekadar sebuah perayaan, melainkan titik awal pengabdian dua insan dalam mahligai rumah tangga.
Dua insan berpendidikan tinggi ini melangkah membawa niat tulus, merajut asa di atas landasan iman dan kasih sayang. Rasa syukur mendalam terpancar dari keanggotaan keluarga besar yang mengundang, H. Rukman Nawawi (Pengurus PWI Pusat / Purnabakti Lurah Siwa) beserta Hj. Harisah. Dukungan doa juga mengalir hangat dari tokoh-tokoh terhormat yang turut mengundang, seperti H. Andi Sudarmin, S.Sos., M.M (Kadis PMD Kab. Wajo) bersama Hj. Nurhasanah, serta Drs. H. Guntur Mas’ud, M.M (Direktur PT. Darussalam Wisata) dan Hj. Sunarti Nanrang, S.Ag.
Kehadiran para kerabat dan sahabat bukan sekadar memenuhi deret kursi di ruangan megah itu, melainkan menghadirkan kehangatan silaturahmi yang menyejukkan. Doa-doa tulus melayang laksana bisikan lembut di balik deru angin Makassar, memohon agar pernikahan ini dijadikan permadani kebahagiaan yang dipenuhi sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Renungan untuk Diresapi:
Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah pencarian, melainkan permulaan dari perjalanan panjang menyusuri samudra kehidupan. Di dalam setiap ikatan suci, terdapat janji yang tak hanya diucapkan di hadapan manusia, tetapi ditorehkan di langit-langit keabadian. Ketika dua hati bersatu dalam ridho-Nya, perbandingan perbedaan menjadi harmoni, dan setiap cobaan berubah menjadi tangga menuju kedewasaan. Semoga kasih yang terikat hari ini menjadi tumpuan yang kokoh hingga akhir masa.
Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.






