Di Tanah yang Hangus, Harapan Ditanam Kembali: Sentuhan Empati Polsek Penrang untuk Korban Kebakaran

POLRI16 Dilihat

Keterangan Foto:

Kapolsek Penrang IPTU Zainal Ab Saro menyerahkan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Dusun Penrang Riawa, Kabupaten Wajo, Sabtu (21/2/2026), disaksikan personel kepolisian dan warga setempat di lokasi bekas kebakaran. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)


Laporan : Sabri
Editor : Alimuddin


Senja di Antara Abu dan Asa

WAJO – Langit sore di Dusun Penrang Riawa menggantung sendu. Sisa arang dan puing rumah masih berbisik tentang kobaran api yang melahap tempat berteduh warga. Di tengah tanah yang menghitam dan batang kelapa yang berdiri seperti saksi bisu, langkah-langkah kaki aparat kepolisian datang membawa sesuatu yang lebih dari sekadar bantuan: harapan.

Sabtu petang (21/2/2026), sekitar pukul 17.00 Wita, jajaran Polsek Penrang hadir di lokasi kebakaran di Desa Penrang, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, membawa paket sembako bagi warga terdampak. Kunjungan itu dipimpin langsung Kapolsek Penrang, IPTU Zainal Ab Saro, bersama personelnya.

Bantuan yang Tak Sekadar Barang

Bagi para korban, paket sembako yang diserahkan bukan hanya bahan kebutuhan pokok. Di balik beras, mie instan, dan bahan pangan lainnya, terselip pesan kemanusiaan: bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril sekaligus bantuan kebutuhan pokok. Semoga ini dapat sedikit meringankan beban warga,” ujar Zainal di sela penyerahan bantuan, suaranya tenang namun penuh empati.

Personel yang turut mendampingi kegiatan ini antara lain AIPTU Supriadi, S.H dan BRIGPOL Andi Ishak, yang bersama-sama memastikan penyaluran berlangsung tertib dan menyentuh langsung warga terdampak.

Imbauan di Balik Musibah

Di balik kepedulian itu, terselip pula pesan kewaspadaan. Kapolsek mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari arus pendek listrik maupun kelalaian penggunaan kompor.

Ia menegaskan, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, memastikan kompor aman setelah dipakai, serta tidak meninggalkan api tanpa pengawasan merupakan langkah sederhana namun penting. “Pencegahan adalah kunci agar musibah serupa tidak terulang,” katanya.

Apresiasi dari Warga

Kehadiran aparat di tengah luka warga menghadirkan kehangatan tersendiri. Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat kepolisian yang tak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penguat hati di saat duka.

Penyaluran bantuan berlangsung aman dan lancar, meninggalkan jejak kecil yang berarti di tanah yang baru saja kehilangan banyak hal, namun belum kehilangan harapan.