Dari Pekarangan yang Sunyi, Uwi Ungu Menyapa Ketahanan Pangan Sulsel

Dari Pekarangan yang Sunyi, Uwi Ungu Menyapa Ketahanan Pangan Sulsel

Keterangan Gambar

DITANAMKAN: Personel Biro SDM Polda Sulsel bersama lulusan Bakomsus Pertanian menanam bibit uwi ungu di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) depan Rusunawa Polda Sulsel, Makassar, Selasa (3/2/2026). Penanaman ini menjadi bagian dari komitmen Polri mendukung ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.


Penulis : Sabri
Editor: Alimuddin

Nuansa narasi disadur dari Release Humas Polda Sulsel


Biro SDM Polda Sulsel menanam harapan di tanah sempit, menghidupkan pangan lokal dari lahan yang lama terabaikan

Tanah yang basah itu tak berbicara. Namun pagi di depan Rusunawa Polda Sulawesi Selatan, Selasa (3/2/2026), ia menyimpan isyarat tentang masa depan. Di sela lumpur dan sisa hujan, tangan-tangan berseragam abu-abu menanam umbi demi umbi. Uwi ungu, umbi lokal yang lama terpinggirkan, kini diturunkan kembali ke tanah, bukan sekadar sebagai tanaman, melainkan sebagai harapan akan kedaulatan pangan.

Menanam dari Pekarangan, Menguatkan dari Akar

Biro Sumber Daya Manusia (Biro SDM) Polda Sulsel meluncurkan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dengan menanam 550 bibit uwi ungu di atas lahan aset seluas 225 meter persegi. Lahan yang berada tepat di depan Rusunawa Polda Sulsel itu disulap menjadi ruang produksi pangan lokal yang bernilai gizi.

Bibit uwi ungu yang ditanam bukan hasil instan. Selama dua bulan terakhir, proses penyemaian dilakukan secara mandiri untuk memastikan kualitas tumbuh yang optimal, sebuah kerja sunyi yang menandai keseriusan program ini sejak dari hulu.

Ketika SDM Polri Menyentuh Tanah

Kegiatan ini dihadiri Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, S.I.K., M.H., Kabagbinkar AKBP Candra Kurnia Setiawan, S.I.K., M.M., para Kasubbag Biro SDM, serta personel lulusan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Pertanian TA 2025.

Di sinilah pendekatan menjadi berbeda. Program ini tak semata simbolik. Para Bakomsus Pertanian—yang disiapkan sebagai tenaga Polri berkompetensi agrikultur, turun langsung mengolah tanah, menanam, dan memastikan proses berjalan sesuai kaidah pertanian.

Uwi Ungu, Pangan Lokal yang Pernah Dilupakan

Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menegaskan, penanaman uwi ungu adalah bagian dari komitmen Polri dalam mengawal kebijakan ketahanan pangan nasional, dengan pendekatan lokal dan berkelanjutan.

“Hari ini Biro SDM Polda Sulsel memanfaatkan lahan P2B untuk menanam 550 bibit uwi ungu. Kegiatan ini melibatkan adik-adik Bakomsus Pertanian dengan harapan meningkatkan produksi pangan lokal dan menjaga stabilitas ketahanan pangan, khususnya di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Uwi ungu, menurutnya, bukan sekadar umbi pangan alternatif. Ia menyimpan karbohidrat, protein, serta antosianin, antioksidan alami yang baik bagi kesehatan. Nilai gizi inilah yang menjadikannya pangan fungsional, sekaligus simbol kebangkitan kearifan lokal.

Dari Makassar ke Seluruh Polres

Program Pekarangan Pangan Bergizi ini tidak berhenti di Makassar. Biro SDM Polda Sulsel berencana menduplikasi kegiatan serupa di seluruh Satuan Wilayah (Satwil) jajaran Polda Sulsel, dengan suplai bibit langsung dari Biro SDM.

“Kami ingin Polri menjadi pelopor dalam mengangkat kembali potensi pangan lokal,” kata Kombes Pol Adi. “Dari pekarangan kecil, kita bisa menjaga ketahanan besar.”

Edukasi yang Tumbuh Bersama Tanaman

Lebih dari sekadar produksi pangan, program ini diharapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, bahwa lahan sempit bukan alasan untuk menyerah pada ketergantungan pangan. Dari tanah yang dikelola dengan tekun, ketahanan bisa tumbuh perlahan, mengakar, dan memberi hasil.

Di hadapan tantangan pangan global, uwi ungu kembali ditanam. Diam-diam, ia mengingatkan bahwa masa depan kadang berawal dari sesuatu yang pernah kita lupakan.