Di Balik Cahaya Novena, UMKM Bone Menata Masa Depan

EKOBIS99 Dilihat

Keterangan Gambar:

Para pelaku UMKM Kabupaten Bone berfoto bersama Bupati Bone, Komisaris PT Jamkrindo, jajaran Forkopimda, serta manajemen Jamkrindo Wilayah dan Cabang Makassar usai pembukaan Workshop “Cerdas Keuangan Digital & Kemasan Berdaya Saing” di The Novena Hotel & Convention, Senin (12/1/2026).


Laporan: Andi Adi

Editor: Masykur Thahir


Jamkrindo Menyemai Literasi, Merajut Daya Saing, Mengantar Pelaku Usaha Naik Kelas

Saat Pagi Menyapa, Harapan Mulai Ditanam

Pagi itu, Senin 12 Januari 2026, cahaya matahari seolah ikut berjejak ke dalam Ballroom The Novena Hotel & Convention, Kabupaten Bone. Di antara deretan kursi dan senyum para pelaku usaha kecil, tumbuh harapan yang sederhana namun mendalam: agar usaha kecil yang dirintis dengan doa dan kerja keras bisa bertumbuh, tertata, dan kelak berdiri sejajar di pasar yang lebih luas.

Harapan itulah yang mengalun dalam Workshop Pelatihan UMKM bertema “Cerdas Keuangan Digital & Kemasan Berdaya Saing”, hasil kolaborasi PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Kantor Cabang Makassar bersama Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Koperasi dan UKM. Sejak pukul 09.00 WITA, lebih dari 75 pelaku UMKM berkumpul, membawa cerita usahanya masing-masing, tentang jatuh bangun, tentang mimpi yang ingin terus diperjuangkan.

Menautkan Negara dan Usaha Rakyat

Workshop ini dibuka langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dan turut dihadiri Komisaris PT Jamkrindo, Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, perbankan daerah, serta manajemen Jamkrindo Wilayah dan Cabang Makassar.

Di hadapan peserta, Dr. Muh. Aras menegaskan bahwa Jamkrindo hadir bukan sekadar sebagai perusahaan penjaminan kredit, melainkan sebagai mitra yang turut mendampingi, mengedukasi, dan menguatkan UMKM agar mampu mengelola keuangan secara profesional, tertib, dan transparan. Sebab, dari pencatatan yang rapi dan kemasan yang baik, kepercayaan pasar dan lembaga keuangan bisa tumbuh.

Dari Catatan Keuangan hingga Kemasan Berkelas

Materi yang disajikan bukan sekadar teori. Peserta diajak menata usaha dari akarnya, dari cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, memahami kelayakan pembiayaan, hingga memoles kemasan agar produk lokal tampil lebih berkelas dan bernilai jual tinggi.

Beberapa materi utama yang dibawakan meliputi:

  • Peran Jamkrindo dalam membuka akses penjaminan kredit UMKM;
  • Pengelolaan keuangan UMKM dan konsep UMKM Layak sebagai prasyarat pembiayaan;
  • Strategi penguatan kemasan produk;
  • Pemanfaatan transaksi digital perbankan untuk efisiensi dan inklusi keuangan.

Sebagai penguatan praktik, peserta juga diperkenalkan pada platform UMKM Layak, sebuah sarana pencatatan keuangan digital sekaligus profil usaha yang memudahkan UMKM mengakses pembiayaan formal.

Menyiapkan UMKM Bone Menjadi Bankable

Lebih dari sekadar pelatihan sehari, kegiatan ini menjadi simpul sinergi antara Jamkrindo dan Pemerintah Kabupaten Bone. Tujuannya satu: mengantar UMKM naik kelas, lebih tertib, lebih modern, lebih siap menatap pasar digital.

Jamkrindo kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun UMKM yang bankable, berdaya saing, dan tangguh menghadapi perubahan zaman. Sebab, di balik setiap usaha kecil, tersimpan denyut ekonomi rakyat yang tak pernah lelah berharap.